Kabisat day 29 februari 2012
29 Feb 2012 2 Komentar
in Andluna Tag:2012, 29februari, 4tahun, istimewa, kabisat
Selamat pagi semuanya,
selamat tanggal 29 februari
hari ini saat saya membuka kelender di ponsel, lumayan membuat saya terkejut. Pasalnya hari ini adalah tanggal 29februari.
Pasti udah pada tau kan kenapa? Yaps, bener banget, hari ini adalah kabisat day, kabisat sendiri adalah “julukan” khas untuk tanggal 29februari, yahh karena cuman 4 tahun sekali nih muncul di kalender.. Hehehe ![]()
Jadi buat yang merayakan ulang tahun pada tanggal istimewa ini saya selaku admin blog ini mengucapkan “Selamat Ulang Tahun” ![]()
Saya sendiri begitu mengetahui hari ini adalah tahun kabisat *maklum, mimin jarang buka-buka kalender*
saya langsung deh menyempatkan membuat postingan ini, biar bisa napak tilas besok-besok, hihihi
Kabisat adalah tahun yang spesial, tapi alangkah baiknya kalau hari ini diisi dengan semangat positive dan tetap belajar menjadi yang lebih baik dan lebih baik lagi..
Eh ya, jangan lupa 3kunci pokok:
ikhtiar, do’a, dan tawakal.
Tanpa semua itu, kabisat atau hari istimewa dan spesial akan terasa percuma.
Sekian, have a nice day semua,
tetap tersenyum yah
-senyum itu ibadah-
salam,
Andluna
pada tiga dini hari
23 Feb 2012 2 Komentar
in Andluna Tag:3, andluna, coretan, dini, elegy, hari, kamu, Pada, passion on write, pow, spektrum, tiga, waktu
Tiga dini hari,
telingaku nyeri!
pintu hati yang berdecit memaksa meraih kotak hijau.
“Noname?”
Dahiku berkenyit.
Aku buka lembar pertama dan seterusnya,
itu buku usang tentang Kamu.
Pikiranku mulai menjelajah waktu, memutar cuplikan cerita terdahulu,
memproyeksikan Kamu.
Kamu yang selalu merotasikan spektrum, di bawah timbunan waktu.
Kamu yang akhirnya harus Aku sudahi memimpikanmu.
Kamu yang masih jadi bagian doaku.
Kabut rindu tumpah, kali ini semakin tebal.
Otakku mendadak sesak!
Pada tiga dini hari,
bolehkah aku datang lagi??
sebrangi jembatan mimpi. Menyelinap diam-diam dalam mimpimu,
sekedar menyapa dan berucap terima kasih..
Setelah itu?
Tenang saja,
Aku akan pergi secepat air yang terbakar matahari.
Dalam sadar Aku berharap Kamu menahanku,
sayangnya ragu terlanjur menyebar.
Tahukah Kamu?
#PoW #padatigadinihari
salam,
andluna
Kurir doa
17 Feb 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Andluna
“Aku hanya mampu mendoakan engkau mendapat kembali cintamu yang pernah hilang dan bahagia di sampingnya…”
…
Penggalan kata tak bertuan yang aku temukan di pojok pencarian..
Walau bagaimanapun, ini tetaplah selarik do’a..
Pada sebuah jumat setelah ashar tiba..
Tahukah kamu?
Ketepatan waktu saat berdo’a akan menyeretnya lebih cepat pada Yang Maha Kuasa..
Beberapa mengenalnya dengan kata waktu mustajab..
Salah satu kurir do’a yang benar-benar diluar jangkauan pikir makhlukNya.
Aminkan do’a yang baik, dan do’akan kebaikan pada do’a yang kurang baik..
Selanjutnya aminkan, semoga tepat pada jam kerja “si kurir do’a”..
Amin..
salam,
andluna
Renungan sore
12 Feb 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Andluna Tag:andluna, diam, ekspresi, elegi, magrib, musim, opini, passion on write, pow, Renungan, sore, yg
Sujudku di penghujung magrib pada ahad ini..
Aku mencium wewangian khas udara, yang menenangkan jiwa raga..
Sebelum sepi menguasai bathin dengan segera,
Aku belajar memaknai helaan nafas dalam sebuah niat
kesungguhan, dalam riak nadi yg hambar atau bahkan
dalam diam yg terhimpit sunyinya musim..
Salam,
andluna
Pada sebuah gundah
03 Feb 2012 Tinggalkan sebuah Komentar
in Andluna Tag:embun, gundah, mimpi, passion on write, pow, semesta, serat, tiap harap
Ada sebongkah gundah yang terkurung dalam sepi..
Merekah indah dalam pelukan sunyi..
Ingin diakhiri.. Namun tetap tak bernyali..
Aku rasa tak ada lagi mimpi berdamai dengan situasi ini..
Gundah itu terus saja terseok perlahan..
Memelas harap pada Semesta..
Memakan tiap serat embun dini hari..
Terjembab dalam kubangan hati..
Kemudian terdiam hingga siluetnya pergi..
#PoW #PassionOnWrite
-andluna-
Komentar Terakhir