Lovember 2017

Sebelum hari ini usai,  aku berusaha menuliskan ini. 
Hai,  apa kabarmu? 

Semoga kau selalu dalam keadaan hati yang berbahagia. 

Aku bingung,  apakah tepat aku langsung menyapa seperti ini saja. Atau harus ada ritual senyum palsu terlebih dahulu misalnya. 

Selamat,  untuk pencapaian baru,  usia,  dan harapan.  Tidak,  ini bukan hari ulang tahun.  Aku hanya sedikit bergumam. 

Hari ini adalah hari terakhir Lovember,  pada tahun sebelum-sebelumnya aku selalu bertanya apakah kali ini Lovember akan datang lagi atau selamanya mati.  Belum bisa kujawab sepenuhnya, mengenai hal ini.  Karena sejujurnya aku masih berharap Lovember akan kembali,  di hari-hari berikutnya.  Di tahun-tahun mendatang. 

Tulisan ini tak lebih dari usaha sekedar mengingat,  dan mungkin menghidupkan kembali Lovember yang mati suri.  

Selamat, semoga berjumpa kembali. 
***

Djj,  December 18th

Ditulis dengan perasaan syukur kepada sang maha esa. 

Iklan

Menahan hati

Manusia memliki satu sifat dasar yang baik, menahan diri.

Karena aku sadar merindukan tentangmu adalah suatu kesalahan, aku memilih untuk tidak melewati tempat-tempat yang pernah kita lalui, tempat dimana kita pernah berbincang, tempat saat kau menyelamatkanku.

Tempat betapa kau mengembangkan senyum begitu lebarnya saat melihatku.

Manusia memliki satu sifat dasar yang baik, menahan diri. Seperti yang sedang aku lakukan.

***

Ditulis pada: Djj, 260816

Dipublish pada: Djj,  290417

Welcome 26

Halo, kamu
Apa kabar hari ini?
Sedang gembirakah atau sebaliknya?
Ada yang ingin kau sampaikan? Atau ada yang hendak kau ceritakan padaku?

Aku akan bercerita sedikit tentang hari ini. Hari ini aku bahagia, singkatnya karena aku kedatangan tamu yang memang sudah sepatutnya hadir. Kedatangannya bisa membuat banyak kata bahagia meluap dimana mana atau justru menjadi petaka karena menimbulkan beban berat. Tapi buatku, kehadirannya justru membuatku sadar ternyata sudah sejauh ini, sudah sebanyak ini yang telah aku lalui. Perjumpaan kami justru membuatku bercermin banyak tentang semua yang telah kulewati, yang telah terjadi. Memutar memori lampau tentang bahagia, sedih, bahkan swing mood yang kadang mengganggu. Terima kasih telah hadir, mari kita hadapi seperempat abad yang menyenangkan ini. Selamat datang diriku yang ke 26, aku mencintaimu.

***

Nb: Bukannya malas,  saya hanya mengabadikan momen ditengah hecticnya hidup. 

Djj, 31 maret 2017

Aan alawiyah. 

A walk to remember


Sebelum tengah malam,  sebelum hari berganti. Aku berusaha menyempatkan diri,  membuat sebuah kenangan melalui catatan usia. Terima kasih dua puluh lima, seperempat abad yang bahagia,  dan untuk semuanya. Semoga kebaikan dan kesejahteraan bertambah di setiap sudutnya.
***

Djj,  igd rsud abepura

30 maret 2017

Dalam perasaan bahagia. 

Bukan kesan pertama

image

Mengenai hati yang mulai berdegup saat memandang kilasan matamu yang diameternya tak terlau lebar itu, akan kujelaskan perlahan nanti.
Baiklah, mungkin yang aku tahu saat ini percakapan kita yang tak terlalu banyak. Kebersamaan yang lebih singkat daripada kata tamat. Dan rasa ingin tahu yang cukup besar dari dalam hati.
Aku mencarinya, perihal dirimu dimanapun ada mesin pencari otomatis. Namun tak satupun memberikan titik terang.
Bolehkah kita berkenalan sewajarnya? Agar aku bisa menanyakan langsung padamu, apa saja yang aku ingin ketahui, tentangmu.
Bisakah beri aku sedikit ruang gerak lebih lega, agar lebih banyak waktu yang merenggang.
Agar aku bisa berdiri di sampingnu lebih lama. Supaya aku dapat mendengar matamu berbicara lebih banyak.

***
OK-Djj, Juli 2016
H-23
Ditulis untuk bersenang-senang.

Ada

image

Ada rindu yang diam-diam tak pernah padam.
Ada rindu yang tetap beku, berusaha bertutur satu persatu.
Ada hati yang masih menunggu, hanya karena masih sering dirudung,
rindu.

***
Djj, May 28 2016

Teruntuk: pemilik senyuman dengan kandungan rindu 100%

Welcome 25

Halo, kamu
Apa kabar hari ini?
Sedang gembirakah atau sebaliknya?
Ada yang ingin kau sampaikan? Atau ada yang hendak kau ceritakan padaku?

Aku akan bercerita sedikit tentang hari ini. Hari ini aku bahagia, singkatnya karena aku kedatangan tamu yang memang sudah sepatutnya hadir. Kedatangannya bisa membuat banyak kata bahagia meluap dimana mana atau justru menjadi petaka karena menimbulkan beban berat. Tapi buatku, kehadirannya justru membuatku sadar ternyata sudah sejauh ini, sudah sebanyak ini yang telah aku lalui. Perjumpaan kami justru membuatku bercermin banyak tentang semua yang telah kulewati, yang telah terjadi. Memutar memori lampau tentang bahagia, sedih, bahkan swing mood yang kadang mengganggu. Terima kasih telah hadir, mari kita hadapi seperempat abad yang menyenangkan ini. Selamat datang diriku yang ke 25, aku mencintaimu.

image

***
Ditulis dengan kesyukuran luar biasa. Semoga 31 maret tahun depan masih diberi kesempatan untuk terus bercerita.

Previous Older Entries