Saya Manusia Paling Hebat..

Hmm..kalo sering mendengar kata-kata tersebut diucapkan oleh seseorang, perlu dicurigai tuh.. tapi jangan sampai su’udzhon yahh, hehe… Hanya saja.. Jangan-jangan orang tersebut mengidap Megalomania… Hiiiii…. Serem banget dehhhh… tapi tapi… pada tau gak Megalomania itu apa?? Apakah sejenis makanan ringan atau apakah gerangan?? Yuuukkk disimak yang di bawah ini…^^

ARTI MEGALOMANIA
Dalam wikipedia Megalomania sendiri barasal dari bahasa Yunani, yaitu Megalo yang artinya sangat besar, hebat, atau berlebih-lebihan, dan Mania artinya terobsesi secara berlebihan terhadap sesuatu. Nah, kalo gitu Megalomania dapat kita simpulkan pengertiannya sebagai bentuk obsesi berlebihan terhadap dirinya sendiri karena menganggap dirinya paling besar, hebat, dan berkuasa. Dalam ilmu psikologi, Megalomania termasuk suatu gangguan kepribadiaan manusia. Bapak Psikologi Sigmund Freud berpendapat bahwa akar dari Megalomania adalah narsisme akut dalam diri manusia. Penderitanya memiliki suatu kecenderungan untuk menilai diri sendiri secara berlebihan atau menghargai diri sendiri melampaui batas. Nah, saking akutnya, rasa narsis itu berubah menjadi suatu penyakit mental yang berbentuk membesar-besarkan diri sendiri. Pernah liat orang yang super duper narsis??? Beuuuhhh… gak ada apa-apanya kalo dibandingin dengan si Megalomania ini. Kalo orang narsis berkaca 20 kali dalam sehari, maka orang Megalomania bisa lebih dari itu. Kalo orang narsis bilang dia lebih oke, maka orang Megalomania bisa bilang kalo dirinya yang paling oke. Dan lebih parahnya lagiii, banyak presiden yang diidentikkan sebagai Megalomania. Karena salah satu bentuk ciri negatif kepribadian para pemimpin adalah keinginan kuat untuk tampil sebagai orang terhormat, dihargai dan minta ditaati. Dan ciri-ciri tersebut biasanya dimiliki oleh orang Megalomania.

CIRI-CIRI MEGALOMANIA
Dari ciri berikut,, kita bisa tau siapa aja siiihhh orang-oang di sekitar kita yang punya kecenderungan mengidap Megalomania.
1.Enggak mau menerima kritik
Apapun pendapatnya
, orang Megalomania selalu ingin di dengar. Istilahnya kalo dalam rapat organisasi misalnya, orang Megalomania gak mau mendengar pendapat orang lain. Dia selalu menganggap dirinya yang paling benar, menganggap perkataannya paling benar, keputusannya paling tepat, dan tindakannya pasti hebat. Apalagi kalo ada orang yang mengkritik pendapatnya, ampuuun deeehhh.. brasa runtuh tuh dunianya.

2.Selalu ingin dihargai
Sebagai orang yang mengaku paling hebat dan gak mau dikritik
, pengidap Megalomania ingin orang sekitar menghargai kerja kerasnya. Sekalipun yang dilakukannya adalah hal-hal yang dapat merugikan banyak orang, dia tetep pengen dinggap benar oleh semua orang, dan tetap pengen hal tersebut untuk teteup dihargai.

3.Selalu ingin jadi ketua.
Dia gak akan rela sebuah jabatan sebagai ketua diambil oleh orang lain. Penderita Megalomania, terutama mereka yang sudah akut, punya keinginan untuk menguasai dunia. Dalam pikirannya Cuma dia yang paling sempurna dan gak punya kesalahan. Jadi, siapa lagi yang paling cocok untuk memimpin dnia selain dia?? Akibatnya, bukan hanya jabatan sebagai ketua, cita-cita dia adalah untuk memimpin seluruh negara yang ada di dunia.

4.Mencari pendukung.
Sebenarnya penderita Megalomania memang memiliki kemampuan sebagai seorang pemimpin, karena biasanya mereka memiliki potensi untuk mempengaruhi banyak orang. Hasilnya, sering kali dia bisa menghipnotis orang lain untuk menyetujui semuuuuaaaa pendapatnya. Karena kemampuannya itu, Megalomania’ers merasa seneng banget kalo ada yang bersedia menjadi pengikutnya.

5.Merasa orang lain enggak punya kemampuan
Karena percaya bahwa hanya di yang bisa dan mampu untuk melakukan suatu tugas,
. Penderita Megalomania menganggap orang lain tak mampu, so akibatnya dia ingin mengambil alih pluuss mengerjakan semua hal yang dikerjakan orang lain. Apalagi dengan mengingat obsesinya untuk menjadi orang yang besar dan hebat. Kalo bisa, semua pujian hanya ditujukan untuk dia seorang.

MEGALOMANIA IN HISTORY….

1.Adolf Hilter
Banyak ahli yang menyimpulkan bahwa seorang Adolf Hilter adalah salah satu penderita Megalomania. Menjadi pemimpin militer di Jerman sama sekali gak memuaskan dirinya, dan pada akhirnya Hilter berambisi untuk menaklukkan seluruh dunia. Dan ia mencoba untuk mewujudkan ambisinya ini dengan menjadikan Jerman sebagai Lord Of The Earth. Utuk mencapai kejayaannya, Hilter yang pada saat itu menjadi pemimpin Jerman, membunuh hampir 20 juta orang. Bahkan dia gak segan-segan untuk merusak dan menghabisi apa saja dan siapa saja yang berani menentang pendapatnya.

2.Hugo Chavez
Presiden Venezuela ini diduga sebagai seorang penderita Megalomania. Beliau diberitakan sangat gila dengan kekuasaan. Cita-citanya adalah menjadi presiden seumur hidup, dan cita-cita tersebut digagalkan karena undang-undang di Venezuela tidak memperbolehkan seorang presiden menjabat lebih dari dua kali. Cita-cita lain dari Chaves yang menunjukkan bahwa dirinya adalah seorang Megalomania adalah keinginnannya untuk mengontrol Bank Sentral, menguasai pers, dan menguasai rakyat yang saat ini menolaknya mentah-mentah.

Salam,
Andluna.🙂

3 Komentar (+add yours?)

  1. egi
    Jul 29, 2010 @ 01:18:30

    Makasih infonya kak, nice share🙂

    Balas

  2. Trackback: Titik Megalomania dan Pola Pikir Birokratis #2 | Be Better for Future

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: