Tanpa judul.

image

Terima kasih sudah mengundangku dalam semesta yang penuh wangi petrichor.

Sulit untuk menandingi kata-kata penuh makna daripadamu. Dalam rangkai kalimat setengah kaku seperti gempita yang meracu satu-satu dari mulutku, aku terkagum dengan jinjit-jinjit kata yang meloncat manja dari imajinasi milikmu. Ya, milikmu.
“Seperti favoritku”. Begitu gumamku.

Dengan penyubur kehendak semoga kelak jemari kita menjadi lebih lincah dengan tarian jinjit kepunyaanmu.

Oh ya, lain kali ceritakan padaku tentang “tarian jinjit kecil” milikmu itu. Semestaku menunggu.

Salam hormat kembali dari Luna yang ada di semesta sebelah.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: