Ashar

Sudah terlalu rintik senja membasahi bumi.

Persis seperti rindu yang terus berhamburan ke dalam pelukMu.

Satu persatu terang menjadi tak lagi benderang dan bias matahari bersahutan.

Lengkingan suara Tuhan berpadu dalam Adzan. Menyeru dalam celah kalbu, perlahan.

***
1434H/2013

1 Komentar (+add yours?)

  1. airyz
    Jul 21, 2013 @ 22:09:53

    rindu siapa sih? eh..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: