Kita (tak seharusnya)

Ada rindu yang terus basah; dan aku yang terus menjelajah kisah.

Ada harap yang belum padam; meski petang, malam, dan hujan bintang datang.

Ada pamer yang lumer; di bibirku, di telingamu.

    “Simpan aku sayang, di malam-malam tenang yang dalam”

Ada aku yang kalah dari restu; kau dilumat masa depan—-bukan aku.

image

      “Rahasiakanlah aku”.

***
2013,
Dengan lantunan: Sabar-Afgan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: