Wacana kehilangan

image

Kau; jangan menatapku terlampau lekat. Detakmu akan terjerat.
Lihat, lihatlah saja nanti.

Ketika aku berubah fana, mungkinkah kau dan tatapan memperingatiku; hanya dalam beberapa rindu semu.

Jika tatapan menghilang, diantara aku dan kau tak ada lagi batas yang sarkas.

Seandainya kau yang harus sirna, akan kupeluk tatapan dalam dekap tanpa inchi; ada sisa-sisa dirimu di sana.

Kelopak mata yang pernah menempel erat; bekasnya adalah candu untukku.

Meski begitu aku dan tatapan tak pernah memperdebatkan tentang siapa yang harus kucintai seterusnya; Kau.

***
2013
Satu November.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: