Air dari mata

image

AIR mata serupa serdadu ibu.
tak pernah jatuh satu-satu—terbiasa menyerbu, dan

perasaan adalah jembatan; mengundang jatuhnya mereka,

dalam cermin muka yang serupa hari raya—paling lihai berperan bahagia,

padahal luka sedang terbiasa memuntahkan magma.

Air mata serupa serdadu ibu— yang susunya kuhisap hingga menjadi sumur baru, di perutku. Yang kemudian,

mendiamkan jerit jerat rindu yang rewel sejak sewindu berlalu.

***
Januari 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: