Perihal rasa sakit*

image

Mari kita berbicara tentang sebuah rasa yang sering anak adam perbincangkan terus menerus tanpa lelah. Bukan, bukan bahagia yang kumaksudkan di sini. Rasa bahagia
adalah rasa paling pendiam  sepanjang sejarah hidup perasaan. Semua yang disebabkan oleh bahagia selalu berakhir dengan pipi bersemu, tertunduk malu atau bercerita sekedarnya. Tapi bagaimana dengan perasaan yang
sedari tadi kuperbincangkan? Rasa yang senantiasa berkoar-koar sejak dalam pikiran. Oh tidak, maksudku sejak dalam hati; karena dari sanalah ia terlahir, karena ia sedikit berbeda.Sebuah rasa sakit. Rasa sakit yang sering diperdengarkan hingga belasan pasang telinga jengah karenanya. Rasa sakitnya memang tidak seharusnya sampai ke kuping orang-orang. Disimpan saja. Sendiri. Niscaya ia akan berfermentasi layaknya kimchi.

***
Djj, 22 juli 2015
*reupload dari aandlunaa2.tumblr.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: